Press Release ELECTROCITY | insert coin
Posted by wulu | Filed under News, Press
ELECTROCITY | insert coin(s)
also celebrating SoundBoutique 4th anniversary
Adalah SoundBoutique, sebuah forum buat pemusik dan pecinta musik elektronik yang berdiri sejak 28 November 2005 di Jogjakarta, tempat untuk saling tukar pikiran, ilmu, dan pengalaman dalam bermusik dan menikmati musik elektronik, yang kemudian berkembang dari sebuah forum menjadi tempat yang banyak menerbitkan artis Live PA / Produser Jogjakarta. ELECTROCITY, sebuah event regular yang digelar oleh SoundBoutique yang dimulai dari akhir tahun 2005 dan sekarang merupakan event yang kesembilan. Tujuan utama diadakannya event ini adalah sebuah perayaan bagi para musisi – musisi elektronik untuk unjuk gigi, berbagi panggung (berusaha mengkombinasikan musisi elektronik baru dengan yang sudah berpengalaman), sekaligus juga sarana edukasi ke publik tentang musik elektronik.
ELECTROCITY | insert coin diadakan pada 1 Desember 2009 di Boshe VVIP Club. Selain merayakan 4 tahun usia SoundBoutique, event ini juga mengajak publik Jogja untuk ikut bersama merayakan keberadaan musik elektronik di lingkup sosial masyarakat Jogjakarta. Publik akan diajak memasuki memori masa kecil, dan menemukan permainan ding dong yang merupakan salah satu permainan favorit, namun harus memasukkan koin ke dalamnya untuk dapat bermain.
“..insert your coin(s) and have a ding dong day..”
Sebelumnya, pada tanggal 28 November 2009 akan diadakan workshop tentang musik elektronik dan digital music production yang diselenggarakan di Diana Musik pada pukul 14.00-17.00 WIB. Para penampilnya adalah artis – artis yang sudah cukup membuktikan kepada khalayak pencinta musik elektronik bahwa mereka layak untuk diperhitungkan keberadaannya di kancah permusikan baik di Jogja sendiri maupun kota-kota lain yang mempunyai komunitas sejenis dan mereka juga layak untuk menjadi tuan rumah di kota Jogjakarta ini. Acara akan dimulai tepat pada pukul 21.00 WIB dan sebagai pengisi acaranya adalah Cacat Nada, Oh Nina, IKUMA, JW86, B.E.R.H.A.L.a., dan The Stoplitchen, yang akan bermain Live P.A, ada juga VJ Latex dan VJ numberone yang akan memberikan atmosfer yang fantastis melalui visual-visual kreasinya. Jadi dapat dipastikan pada tanggal 1 Desember 2009 mulai jam 21.00 WIB – GAME OVER, para pecinta musik elektronik berada di ELECTROCITY | insert coin di Boshe VVIP Club Jogjakarta.
Jogjakarta, 25 November 2009
Love
SoundBoutique
Electrocity ‘Noise Circus’ Warna Lain Musik Elektronik
Posted by saylow | Filed under News, Press
Jika selama ini kita sudah terlanjur memberi label dunia gemerlap pada jenis musik elektronik, maka ada baiknya jika bertemu langsung dengan penyelenggara acara berkala Elektrocity, Sound Boutique.
Anggapan semacam itu akan langsung menuai kontra dengan memaparkan berbagai fakta mengenai musik elektronik yang selama ini mungkin belum diketahui seluk-beluknya, bahkan oleh para aktivis hiburan malam.
Kehadiran Electrocity sendiri akhirnya diharapkan mampu menjadi ruang apresiasi sekaligus satu hiburan yang mendidik mengenai musik elektronik dan perkembangannya.
Panggung musik elektronik yang kemudian diadakan Minggu (25/03) malam di Terrrace cafe tersebut memang bukan sekedar tren. Evan, project manajer acara ini, menampik jika musik elektronik hanya dikaitkan dengan dunia malam dan musik bagi lantai dansa semata. “Musik elektronik itu luas, bukan sekedar musik club yang biasa dipakai dansa seperti yang selama ini melekat dibenak masyarakat. Bermain musik elektronik itu tidak haram. Apa salahnya menikmati musik jenis ini. Untuk itulah elektrocity kami adakan. Tidak lain untuk memperkenalkan beragam genre dalam musik elektronik yang belum dikenal secara luas. Kehadiran Electrocity selama ini memang dirancang sebagai media pembelajaran bagi para pencinta aliran musik elektronik.” jelasnya panjang lebar. Dan keberagaman itulah yang kemudian diusung oleh Sound Boutique dalam setiap pergelaran elektrocity, yang kali ini telah memasuki kali kelima bertajuk ‘Noise Circus’.
Mendalami ‘Noise Circus’ kita langsung dihadapkan oleh sebuah panggung sederhana dengan berbagai peralatan musik berkabel, beberapa laptop serta satu layar besar yang menampilkan visualisasi unik dengan lampu sorot yang cukup menyedot perhatian para pengunjung. Acara yang rencananya dimulai pukul 19.00 wib tersebut sempat mundur sekitar satu jam. Namun tetap tidak mengurangi antusias para pengunjung yang hadir. Dibuka oleh God Mode, awalnya para pengunjung masih tampak malu-malu dan terkesan pasif. Hanya beberapa orang yang tampaknya mampu menikmati sajian musik malam itu. Namun ketika Electrocore dengan tampilan yang unik layaknya penyelam naik ke panggung. Beberapa peliput acara langsung mendekati bibir panggung, apalagi jika bukan untuk mengabadikan moment tidak biasa itu. Acara semakin panas ketika KILDEC, pengisi acara dari Belgia tampil. Pengunjung yang awalnya pasif nampak mulai menunjukkan apresiasinya dengan berdiri mengelilingi panggung. Sang MC bahkan tampak bergoyang gembira di atas kursi kecil. Private party yang cukup menyenangkan.
Tema ‘Noise Circus’ sendiri digunakan untuk menggambarkan ‘kebisingan’ dan hingar bingar yang dimainkan oleh para pengisi acara. Namun tentu saja, tetap menawarkan ‘kegembiraan’ tersendiri. Selain menampilkan live performance act, para pengunjung dimanjakan pula oleh suguhan kretivitas visual dari para VJ. Tika, salah seorang pengunjung malam itu, meski mengatakan jika konser jenis ini bukanlah tipe musiknya namun dirinya mengaku ‘asyik-asyik saja’ menikmati acara ini. Semoga saja pembelajaran semacam ini terus berlangsung. Sampai jumpa di Elektrocity selanjutnya. (dee)
26/03/2007 10:40